Ilmu Dunia Akhirat

Berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman seputar ilmu dunia dan ilmu akhirat

Minggu, 22 Januari 2017

Penjelasan Fungsi dari Ilmu Kalam Bagi Umat Islam

Sesungguhnya sebagian dari ketentuan agama itu tidak mungkin untuk meyakininya kecuali melalui akal, seperti mengetahui tentang adanya Allah dan kodrat-Nya untuk mengutus para Rasul, tentang ilmu-Nya mengenai apa yang diwahyukan-Nya kepada para rasul, tentang iradat (kehendak)-Nya yang mutlak untuk menentukan siapa yang akan menjadi rasul, dan tentang segala sesuatu yang bersangkut paut dengan pengertian kerasulan, termasuk membenarkan adanya rasul.

Sebagian kaum muslimin berpendapat bahwa jutru agama itu datang untuk mengatasi paham dan pengertian manusia yang berakal. Hal yang mustahil jika agama membawa sesuatu yang bertentangan dengan akal itu. Al-Quran telah mempertemukan akal (rasio) dengan agama. Dalam sejarah kitab-kitab Allah, ini merupakan yang pertama kali dan yang terakhir kai keutuhan kitab suci melalui perantaraan lisan Nabi yang diutus Allah dengan cara terus terang dan tidak memerlukan takwil.



Hal keyakinan tauhid inilah yang menjadi tujuan yang paling besar bagi kebangkitan Nabi Muhammad saw., seperti ditegaskan oleh ayat-ayat Al-Qur’an yang mulia. Untuk menumbuhkan tauhid, perlu dihadirkan dalil-dalil akal sebagai argumen yang mudah dicerna manusia. Karena itu, ilmu tauhid sedikit sekali mendasarkan pendapatnya pada dalil Al-Qur’an dan Hadist, kecuali ada ketetapan pokoknya. Kemudian orang berpindah dari padanya kepada pembicaraan masalah yang lebih menyerupai furuk (cabang), sekalipun cabang itu dipandang sebagai pokok bagi hal-hal yang datang kemudian.

Kehadiran ilmu kalam sebagai tawaran pemikiran ketuhanan yang memberikan dalil tentang pokok agama, lebih menyerupai logika sebagaimana ahli pikir dalam menjelaskan hujah pendiriannya.

Fungsi Ilmu Kalam Bagi Umat Islam


Berikut ini adalah beberapa fungsi ilmu kalam bagi Umat Islam :

  1. Menjaga kemurnian dasar-dasar agama yang dapat memberikan dasar-dasar argumentasi atau pendapat yang sangat kuat dihadapan para penentangnya.
  2. Memberikan arahan dan petunjuk kepada orang-orang yang membutuhkan nasihat, khususnya ketika Islam bersinggungan dengan teologi agama lain dalam masyarakat yang heterogen.
  3. Menopang dan menguatkan sistem nilai ajaran Islam yang terdiri atas 3 pilar, yaitu: iman sebagai landasan akidah, Islam sebagai menifestasi syariat, ibadah dan muamalah serta ihsan sebagai aktualisasi akhlak.
  4. Menjadi pijakan atau tuntunan bagi ilmu-ilmu syariat.
  5. Menjaga kesucian niat dan keyakinan yang merupakan dasar dalam melakukan perbuatan untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat.

Tag : Penjelasan ilmu kalam, arti ilmu kalam, fungsi ilmu kalam, fungsi dari ilmu kalam, Fungsi ilmu kalam bagi umat Islam


Related Posts
Disqus Comments