Ilmu Dunia Akhirat

Berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman seputar ilmu dunia dan ilmu akhirat

Kamis, 12 Januari 2017

Aliran-Aliran dalam Ilmu Kalam

Perpecahan yang terjadi di kalangan umat Islam diterangkan dalam hadist sebanyak 73 golongan. Dalam kitab Al-Farqu Baina I-Faraq oleh Syekh Al-Bagdadi diterangkan secara terinci. Kemudian, satu dari 73 golongan tersebut adalah golongan Maa Ana ‘Alaihi Wa Ash-Habii yang selamat dari siksaan api neraka.

Disebutkannya jumlah 73 golongan itu bukan menunjukkan arti jumlah yang sesungguhnya, tetapi kebiasaan orang Arab bilangan terhadap sesuatu yang banyaknya.

Berikut ini adalah beberapa aliran dalam ilmu kalam yang paling menonjol dalam sejarah perkembangan umat Islam.

Aliran Syiah

Syiah adalah salah satu aliran dalam Islam yang meyakini Ali bin Abi Thalib dan keturunannya sebagai pemimpin Islam setelah Nabi Muhammad saw. wafat. Para penulis menganggap Syiah lahir setelah Nabi Muhammad saw. wafat yaitu pada saat perebutan kekuasaan antara kaum Muhajirin dan Ansar.

Baca selengkapnya : Asal Usul Singkat Sejarah Lahirnya Ajaran Aliran Syiah

Aliran Khawarij

Khawarij berarti orang-orang yang telah keluar dari barisan Ali bin Abi Thalib. Golongan ini menganggap diri mereka sebagai orang-orang yang keluar dari rumah dan semata-mata untuk berjuang di jalan Allah.
Baca selengkapnya :

Aliran Murji’ah

Aliran ini disebut Murji’ah karena dalam prinsipnya mereka menunda persoalan konflik antara Ali bin Abi Thalib, Muawiyah bin Abu Sofyan, dan kaum Khawarij pada hari perhitungan kelak. Oleh karena itu, mereka tidak ingin megeluarkan pendapat tentang siapa yang kafir diantara ketiga kelompok yang bertikai.
Baca selengkapnya :

Aliran Qadariyah

Qadariyah berasal dari pengertian bahwa manusia mempunyai qudrah atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk pada qadar Allah. Dalam sejarah perkembangan Islam, tidak diketahui secara pasti kapan aliran ini muncul.
Baca selengkapnya :

Aliran Jabbariyah

Nama Jabbariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa. Menurut al-Syahrastani, Jabbariyah berarti menghilangkan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebut kepada Allah.
Baca selengkapnya :

Aliran Muktazilah

Aliran ini muncul sebagai reaksi atas pertentangan antara aliran Khawarij dan aliran Murji’ah mengenai persoalan orang mukmin yang berdosa besar.
Baca selengkapnya :

Aliran Asy’ariyah

Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap paham Muktazilah yang dianggap menyeleweng dan menyesatkan umat Islam. Dinamakan aliran Asy’ariyah karena dinisbahkan kepada pendirinya, yaitu Abu Hasan al-Asy’ari.
Baca selengkapnya :

Aliran Maturidiyah

Aliran ini didirikan oleh Muhammad bin Muhammad Abu Mansur yang dilahirkan di Maturid, sebuah kota kecil di daerah Samarqand (termasuk dalam daerah Uzbekistan).
Baca selengkapnya :

Teologi Transformatif

Teologi Transformatif merupakan sejumlah pandangan keyakinan keagamaan yang memengaruhi perilaku kehidupan umat Islam dalam keseluruhan aspeknya, baik yang bersifat individual maupun kolektif.
Baca selengkapnya :

Teologi Pembebasan

Munculnya konsep Telogi Pembebasan adalah sebagai reaksi terhadap konsep teologi sebelumnya yang dinilai kurang menyentuh tema-tema persoalan riil masyarakat yang semakin kapitalis dan korup.
Baca selengkapnya :

Tag : Aliran ilmu kalam, Ilmu kalam, Aliran syiah, Aliran khawarij, Aliran murji'ah, Aliran qadariyah, Aliran jabbariyah, Aliran muktazilah, Aliran asy'ariyah, Aliran maturidiyah, Aliran transformatif, Teologi pembebasan



Related Posts
Disqus Comments