Ilmu Dunia Akhirat

Berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman seputar ilmu dunia dan ilmu akhirat

Rabu, 04 Januari 2017

Lima Doktrin dalam Aliran Muktazilah

Aliran Muktazilah mempunyai lima doktrin yang dikenal dengan al-usul al-khamsah. Berikut ini kelima doktrin aliran Muktazilah.

At-Tauhid (Tauhid)

Ajaran pertama aliran ini berarti meyakini sepenuhnya bahwa hanya Allah Yang Maha Esa. Konsep tauhid menurut mereka adalah paling murni sehingga mereka senang disebut pembela tauhid (ahl al-Tauhid).

Al-'Adl

Menurut aliran Muktazilah, paham keadilan Tuhan mempunyai pengertian bahwa Tuhan wajib berlaku adil dan mustahil Dia berbuat zalim kepada hamba-Nya. Mereka berpendapat bahwa Tuhan wajib berbuat yang terbaik bagi manusia. Misalnya, tidak memberi beban terlalu berat, mengirimkan nabi dan rasul, serta memberi daya manusia agar dapat mewujudkan keinginannya.

Al-Wa'd wa al -Wa'id (Janji dan Ancaman)

Menurut Muktazilah, Tuhan wajib menepati janji-Nya memasukkan orang mukmin masuk ke dalam surga. Begitu juga, menepati ancaman-Nya mencampakkan orang kafir serta orang yang berdosa besar masuk ke dalam neraka.

Al-Manzilah bain al-Manzilatain (Posisi di Antara Dua Posisi)

Paham ini merupakan ajaran dasar pertama yang lahir di kalangan Muktazilah. Paham inilah yang menyatakan posisi orang Islam yang berbuat dosa besar. Orang Islam jika melakukan dosa besar, ia tidak lagi sebagai orang mukmin, tetapi ia juga tidak kafir. Kedudukannya sebagai orang fasik. Jika meninggal bebelum bertobat, ia dimasukkan neraka selama-lamanya. Akan tetapi, siksanya lebih ringan daripada orang kafir.

Amar Ma'ruf Nahi Munkar (Perintah Mengerjakan Kebajikan dan Melarang Kemungkaran)

Dalam prinsip Muktazilah, setiap muslim wajib menegakkan yang makruf dan menjauhi yang mungkar. Bahkan, dalam sejarah, mereka pernah memaksakan ajarannya kepada kelompok lain. Orang yang menentang akan dihukum.

Tag : Aliran muktazilah, doktrin aliran muktazilah, lima doktrin


Related Posts
Disqus Comments