Pahami Sebelum Memulainya, Cara Belajar Saham Untuk Pemula

Posted on

Investasi saham menjadi salah satu cara mendatangkan pundi-pundi rupiah. Berinvestasi di saham itu tidak  tidak bisa asal main saja, apalagi kamu masih pemula. Mengapa demikian, karena hal tersebut berkaitan dengan dana anda yang akan di investasikan.

Bukan tanpa alasan, saham merupakan salah satu investasi yang memiliki potensi keuntungan yang sangat besar. Tentunya ada banyak yang perlu di perhatikan, apalagi kamu baru memulai bermain saham.

Banyak cara dan metode untuk bermain saham dan semuanya memeiliki resiko. Berikut ini kami telah merangkum 8 cara berinvestasi saham untuk pemula agar mendapatkan keuntungan.

1. Pahami Investasi Saham dengan Cermat dan Baik

Perlu di perhatikan khusus nya para pemula, semua pekerjaan memiliki resiko, termasuk saham itu sendiri. Jangan sampai kamu tergoda untuk berinvestasi namun dengan kondisi minim ilmu.

High Risk High Return, disamping mendatangkan keuntungan cuukup besar, saham memiliki resiko yang tinggi. Ketika kamu mengabaikan dasar-dasar dalam investasi saham, daripada profit malah boncos. Perlu diketahui, ketika berinvestasi saham sangatlah memerlukan strategi, kesabaran, dan pengetahuan yang cukup

2. Mencari Informasi Seakurat Mungkin

Cara Belajar saham untuk pemula harus teliti, carilahinformasi dengan sangat valid. Dengan adanya teknologi yang canggih, pastinya kita sudah banyak dan gampang untuk memperoleh informasi secara valid dengan digital.

Jangan hanya mendengarkan dari omongan orang lain yang belum tentu kebenaran nya. Anda harus bisa mengakses langsung berbagai macam web yang valid akan informasi saham seperti halnya contoh Bursa Efek Indonesia (IDX) dan yang lain nya.

3. Lakukan Pembelian Saham Saat Harga Turun

Sama dengan konsep pembelian yang lain, cara bermain saham untuk pemula juga harus menerapkan konsep seperti *belilah suatu barang ketika harga nya turun*.

Namun perlu diingat bahwa dengan adanya teori tersebut jangan sampai anda membeli saham tanpa pemikiran yang matang.

Dalam dunia saham, harga saham turun juga bisa menjadi pertanda yang kurang baik untuk pemain pemula saham. Poin ini juga harus di perhatikan bagi para pemain saham untuk pemula.

4. Incar Perusahaan Perbankan atau Industry Barang Konsumsi

Cara bermain saham untuk pemula berikutnya adalah dengan membeli saham dari BANK ataupun dari industri consumer goods. Perusahaan seperti ini memiliki usaha yang baik dan senantiasa dibutuhkan oleh banyak masyarakat, sehingga kita akan mendapatkan hasil laba yang stabil atau bahkan bisa meningkatkan saham kita di setiap tahun nya.

Dengan begitu, nilai saham kita yang akan di tanam akan aman dan tidak akan beresiko. Bahkan jika tiba-tiba harga saham sedang turun, maka perusahaan seperti ini akan mampu berdiri dan kembali menghasilkan keuntungan.

5. Pilihlah Perusahaan yang Sehat Secara Finansial

Cara untuk bermain saham untuk pemula berikutnya adalah dengan memilih perusahaan yang keuangan nya stabil dan tidak beresiko gulung tikar.

Lakukan riset terlebih dahulu dari perusahaan yang terkait agar terhindar dari kebangkrutan. Metode ini juga merupakan metode penting bagi pemula yang ingin bermain saham.

Jangan ragu untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk melakukan riset di setiap perusahan. Pastikan juga cek setiap keuangan dari perusahan yang terkait agar dapat meminimalisir kerugian yang kita dapat.

6. Pantau Pergerakan Ekonomi Saham

Hal Penting lainnya adalah menganalisa pergerakan ekonomi dalam dan luar negeri. Dengan mengetahui situasi pasar saham, Anda akan bisa memprediksi pergerakan saham yang anda miliki dan saham yang akan anda beli.

Jika kondisi pasar saham sedang normal, anda bisa mulai untuk berinvestasi saham yang baru. Sebaliknya, jika kondisi pasar saham sedang anjlok anda bisa menahan diri untuk membeli atau menjual saham.

Memahami sentimen dan kondisi pasar saham juga sangat penting untuk dilakukan. Sentimen pasar juga dapat menjadi factor naik turun nya harga saham. 

7. Pilihlah Indeks Saham yang Tepat dan Akurat  

Bagi para pemula, Anda bisa memilih saham-saham yang tergabung dalam pada indeks LQ45 atau IDX30. Indeks LQ45 merupakan indeks yang mengukur performa harga dari 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Sementara Indeks IDX30 merupakan indeks yang mengukur performa harga dari 80 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalis pasar yang besar serta didukung oleh fundamental persuahaan yang baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *