Ternyata Mudah, Begini Cara Investasi Saham di Pasar Modal

Posted on

 

Suka heran lihat tetangga yang tidak pernah keluar rumah, tapi uangnya banyak?

Eittss, jangan negative thinking dulu.

Zaman sekarang tidak perlu pelihara tuyul atau jadi ikut pesugihan untuk bisa kaya. Siapa pun bisa mendapatkan penghasilan rutin hanya dengan bekerja dari rumah.

Salah satu contohnya yang sedang banyak digandrungi oleh kaum milenial belakangan ini adalah dengan menjadi investor saham di pasar modal.

Buat kamu yang tertarik untuk menjadi investor saham, simak panduan berikut ini mengenai bagaimana cara investasi di pasar modal.

Cara Berinvestasi di Pasar Modal Untuk Pemula

Pada dasarnya, ada 2 cara investasi di pasar modal, yaitu:

  • 1.      Investasi secara langsung,
  • 2.      Investasi secara tidak langsung.

Bedanya terletak pada apakah investasi tersebut kamu lakukan sendiri secara langsung atau secara tidak langsung yaitu dengan bantuan jasa dari manajer investasi.

Salah satu contoh investasi di pasar modal secara langsung adalah investasi saham. Dengan cara ini, kamu dituntut untuk memiliki setidaknya pengetahuan dasar tentang pasar modal dan mekanismenya. Kamu juga diharuskan untuk memiliki rekening di perusahaan sekuritas.

Sedangkan buat kamu yang ingin meminimalkan risiko investasi di pasar modal, bisa menggunakan cara tidak langsung yaitu dengan bantuan Manajer Investasi.

Manajer investasi, akan menggunakan keahlian dan keterampilan mereka dalam memilih dan menentukan saham dan atau obligasi dan menyusunnya dalam sebuah produk berupa reksa dana. Atas jasa ini, pihak manajer investasi akan menetapkan biaya transaksi atau komisi untuk setiap pembelian atau penjualan unit reksa dana yang kamu lakukan.

Cara Investasi Saham di Pasar Modal

Setelah memahami cara berinvestasi di pasar modal, berikutnya adalah memahami pula bagaimana cara investasi saham di pasar modal.

Mungkin ada di antara kamu yang bertanya, apakah investasi saham di pasar modal benar-benar bisa mendatangkan keuntungan?

Jawabannya, tentu saja. Dengan catatan, kamu memiliki mindset dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang investor ulung.

Sebagai langkah awal, pahami 3 (tiga) cara investasi saham di pasar modal yang dijabarkan di bawah ini:

1. Investasi saham saat penawaran perdana (IPO)

Cara pertama ini dilakukan saat sebuah perusahaan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia dan mulai menawarkannya kepada publik.

Keuntungan dari cara yang pertama ini adalah kamu bisa memiliki saham perusahaan tersebut dengan harga perdana, yang tentunya adalah harga termurah. Biasanya hanya dalam waktu singkat setelah penawaran perdana ini ditutup, harga sahamnya akan bergerak naik yang berarti secara teknis kamu sudah mendapatkan keuntungan atas kenaikan harga saham tersebut.

Contoh yang masih hangat misalnya ketika perusahaan BukaLapak menawarkan saham perdananya beberapa waktu lalu di mana harga sahamnya langsung melejit sebesar 24.7% dari Rp.850/lembar saat IPO menjadi Rp.1.060/lembar di hari pertama perdagangannya di bursa!

2. Investasi saham di pasar sekunder

Cara yang kedua ini adalah cara yang sebagaimana kita ketahui selama ini, yaitu dengan membeli saham-saham yang diperdagangkan di bursa. Syaratnya adalah kamu harus sudah memiliki rekening saham dan Rekening Dana Nasabah pada perusahaan sekuritas terdaftar yang kamu pilih.

3. Investasi saham melalui reksa dana

Dalam hal ini, kamu berinvestasi pada produk reksa dana saham, yaitu reksa dana dengan komposisi saham sebagai protfolionya. Keuntungan dari investasi pada reksa dana saham adalah kamu tidak perlu terus menerus memantau fluktuasi harga sebagaimana yang harus kamu lakukan jika kamu berinvestasi saham secara langsung.

Demikianlah tips dan cara investasi saham di pasar modal untuk kamu yang masih pemula. Jangan lupa, mulailah investasi sejak dini untuk keuntungan di masa depan.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *